Sterilisasi dan Media dalam Mikrobiologi


Pernahkah kamu mendengar tentang sterilisasi? Atau pernahkan kamu melihat tulisan sterilisasi pada produk-produk makanan dan minuman? Tahukah kamu apa itu yang dimaksud sterilisasi?

Dalam mikrobiologi, sterilisasi merupakan suatu upaya atau usaha untuk membebaskan alat-alat dan bahan-bahan dari segala bentuk kehidupan terutama mikroba. Jadi, Sterilisasi terbagi atas 3 macam yaitu sterilisasi mekanik, fisik dan kimiawi. Berikut penjelasannya.

1. Sterilisasi mekanik 
Nah, sterilisasi mekanik ini dikerjakan dengan menggunakan prinsip penyaringan atau filtrasi, gan. Jadi alat yang digunakan itu seperti mikrofilter atau millipore seperti gambar di bawah ini.

 Millipore
Sumber Gambar Koleksinya Mbah Gugel

2. Sterilisasi fisik
Nah, sterilisasi fisik ini dapat dikerjakan dengan menggunakan pemanasan  ataupun dengan penyinaran seperti penyinaran dengan sinar UV atau sinar X. Pemanasan ini dapat dilakukan dengan pembakar bunsen maupun autoklaf. Mikroba-mikroba akan mati karena sebagian mikroba tidak tahan terhadap suhu tinggi. Sedangkan penyinaran dengan sinar UV atau sinar X akan menghancurkan DNA pada mikroba sehingga mikroba menjadi tidak aktif atau mati.

Sinar UV yang Digunakan dalam Sterilisasi
Sumber Gambar Koleksinya Mbah Gugel

 Autoclave
Sumber Gambar Data Primer Mikrobiologi Umum 2017 Unhas

3. Sterilisasi Kimiawi
 Dan yang terakhir adalah sterilisasi kimiawi. Sterilisasi kimiawi dilakukan dengan menggunakan desinfektan seperti alkohol. Alkohol yang dipakai dalam laboratorium umumnya adalah alkohol dengan konsentrasi 70%.

Alkohol
Sumber Gambar Koleksinya Mbah Gugel


Karena judul artikel ini "Sterilisasi dan Media dalam Mikrobiologi", enggak bakalan afdol jika hanya bicara tentang sterilisasi saja. Nah, tau gak sih apa itu yang disebut dengan Media? Kita pasti tidak asing dengan kata-kata media. Kata media banyak muncul di televisi, radio, koran dll seperti media massa, media elektronik, media komunikasi. Tetapi dalam mikrobiologi Media itu apa sih???

Jadi, Media dalam mikrobiologi itu adalah bahan yang terbuat dari campuran nutrisi yang digunakan untuk menumbuhkan mikroba dan dapat berasal dari bahan alami (tauge, kentang, daging dll) dan dapat berasal dari bahan buatan (bahan organik ataupun bahan anorganik). 
Media berdasarkan komposisinya dibagi atas 3 macam.

1. Media Sintetis
Media sintetis merupakan media yang dibuat hanya dari bahan-bahan kimia buatan dan memiliki takaran dan komposisi yang jelas. Contoh media buatan adalah media Plate Count Agar, Potato Dextrose Agar dan Nutrient Agar.

 Media-Media Buatan
Sumber Gambar Koleksinya Mbah Gugel

 
Media Potato Dextrose Agar Termasuk Media Sintetis
Sumber Gambar Data Primer Mikrobiologi Umum 2017 Unhas

2. Media Semi-Sintetis
Media semi-sintesis adalah media yang dibuat dari bahan-bahan alami dan buatan, dan mempunyai komposisi yang jelas tetapi takarannya tidak diketahui. Contohnya Tauge agar dan Kentang agar.
Media Kentang Agar Termasuk Media Semi-Sintetis
Sumber Gambar Data Primer Mikrobiologi Umum 2017 Unhas
3. Media Alami
Media alami adalah media yang komposisinya berasal dan didapatkan dari alam. Media alami memiliki komposisi dan takaran yang tidak jelas. Contoh media alami adalah tanah, kentang, telur, daging.
 Tanah Termasuk Media Alami
Sumber Gambar Koleksinya Mbah Gugel





Komentar

Posting Komentar